UJIAN PENDIDIKAN PANCASILA MAHASISWA TEKNIK MESIN: ANTARA NILAI, NALAR, DAN INOVASI
Dr. Bukhari, M.H., C.M
Penulis
Bacaan 2 Menit
15 July 2025
ULASAN LENGKAP
Di bawah bimbingan dosen pengampu, Dr. Bukhari, M.H., CM., ujian yang berlangsung pukul 14.00–15.30 itu dirancang bukan sekadar untuk menguji hafalan mahasiswa, melainkan kemampuan mereka menalar, mengaitkan nilai Pancasila dengan tantangan zaman, serta menawarkan solusi berbasis teknologi dan keadilan sosial.
Mahasiswa teknik jangan hanya bisa membuat mesin, tetapi juga harus punya hati untuk bangsa. Pancasila adalah kompas moral di balik setiap inovasi,” ujar Dr. Bukhari di hadapan para mahasiswa sebelum ujian dimulai.
Ujian mencakup analisis kasus aktual seperti dampak ketimpangan teknologi, polarisasi sosial di era digital, hingga isu etika dalam dunia manufaktur. Mahasiswa diminta berdiskusi dan mempresentasikan solusi yang sejalan dengan sila-sila Pancasila.
Saya baru paham, ternyata rekayasa manufaktur juga harus punya tanggung jawab sosial. Ini bukan hanya tentang efisiensi, tapi juga keadilan,” ungkap arjun, salah satu mahasiswa semester II, usai menyelesaikan ujiannya.
Ujian yang berlangsung selama lebih dari satu jam tiga puluh menit itu ditutup dengan refleksi bersama tentang bagaimana peran mahasiswa teknik ke depan sebagai agen perubahan yang berkarakter kebangsaan.
Dengan model seperti ini, Pendidikan Pancasila tidak lagi menjadi teori kosong. Ia hadir dalam nalar, dalam rancangan mesin, bahkan dalam cara kita bersikap di dunia kerja nanti,” pungkas Dr. Bukhari.
Artikel lainnya
-
1.
Dr. Bukhari Buka Kuliah Ppkn Di Teknik Industri Pnl Dengan Pesan Kebangsaan
03 September 2025 • 2 menit baca
-
2.
Mari Belajar Dari Mahasiswa Teknik Mesin Politeknik Lhokseumawe: Pancasila Bukan Sekadar Teks
16 July 2025 • 3 menit baca
-
3.
Kuliah S2 Bukan Mimpi: Uin Suna Lhokseumawe, Tempat Ilmu Bertemu Nurani.
05 July 2025 • 2 menit baca
-
4.
Dari Kelas Ke Kehidupan: Mengaktualkan Nilai-nilai Hukum Perkawinan Islam Dalam Masyarakat Muslim Indonesia
30 June 2025 • 3 menit baca
-
5.
Hidupmu Bukan Milik Mereka – Dr. Bukhari, M.h., Cm
20 April 2025 • 2 menit baca